Rasa-rasanya sudah lama sekali kita tidak melihat M. Night Shyamalan membuat film dengan tingkat ketegangan yang tinggi dibalut dengan teka-teki misterius yang membuat penonton bertanya-tanya sepanjang film. Setelah beberapa tahun belakangan Shyamalan membuat film yang bisa dibilang loyo dan menjemukan (sebut saja The Last Airbender dan After Earth), akhirnya Shyamalan kembali ke jalan yang benar melalui film Split, film yang selain dia sutradarai, dia juga menulis naskahnya. Berdurasi sepanjang 112 menit, Split adalah sebuah film psychological thriller yang dijamin akan membuatmu merinding, terpukau dan memuja-muja akting James McAvoy sebagai aktor utamanya.

Film ini berkisah tentang seorang pria bernama Kevin Wendell Crumb (James McAvoy) yang menderita DID (Dissociative Identity Disorder), dia mempunyai 23 kepribadian berbeda. Pada suatu hari, tiga perempuan remaja yaitu Casey (Anya Taylor-Joy), Claire (Haley Lu Richardson) dan Marcia (Jessica Sula) diculik oleh Kevin yang menggunakan kepribadian seorang pria dingin yang menderita OCD (Obsessive Compulsive Disorder) bernama Dennis. Diliputi rasa ketakutan dan kepanikan, ketiga remaja tersebut lantas melakukan segala cara agar bisa kabur. Di tengah usaha mereka kabur, mereka mendapatkan fakta bahwa Dennis pada suatu waktu berpakaian layaknya seorang wanita dan mengatakan bahwa namanya adalah Patricia. Di kesempatan lainnya, Dennis akan berpakaian dan bertingkah layaknya anak kecil dan mengaku bahwa namanya adalah Hedwig. Mempelajari situasi ganjil yang sedang dihadapi, Casey yang tertutup dan pendiam menyadari bahwa mereka berhadapan dengan penculik yang tidak biasa dengan kepribadian berbeda yang mungkin dapat membahayakan nyawa mereka.

Split

Split sendiri tak ragu-ragu melancarkan serangan ketegangannya bahkan sejak di awal film. Kita sebagai penonton digiring untuk terus berspekulasi apa yang akan terjadi dengan tiga perempuan remaja yang disekap oleh Dennis, alter ego antagonis dari Kevin dan misi apa yang disiapkan Dennis sebagai motif penculikannya. Setelah menonton film ini, memang tidak bisa terbantahkan bahwa yang membuat film ini menarik dan berhasil menyebar kengerian adalah berkat akting mumpuni dari James McAvoy yang sukses menghidupkan narasi film yang tidak biasa ini. Sepanjang film, ada 8 karakter berbeda dilakoni McAvoy yang  dia perankan dengan sangat apik, tak jarang transformasi perubahan karakter dari yang satu dan lainnya membuat saya jaw-dropped dan terkesima akan halusnya proses transformasi yang dilakukan yang membuat penonton dapat membedakan kita sedang menonton karakter yang mana meskipun karakter itu hanya terdapat pada satu tubuh, belum lagi fakta bahwa antara karakter satu dan lainnya sangatlah berbeda, seperti seorang pria dingin, pria flamboyan, anak kecil dan wanita anggun.

Jika James McAvoy adalah pencuri perhatian utama dari film ini, maka Anya Taylor-Joy sebagai Casey datang kedua. Taylor-Joy memerankan Casey secara meyakinkan, Casey yang meskipun terlihat tertutup dan pendiam, tetapi lihai dan pandai dalam memainkan pikiran beberapa kepribadian Kevin. Flashback yang digunakan dalam film ini juga terbukti efektif untuk membantu menjelaskan mengapa Kevin mempunyai DID dan mengapa Casey terlihat tertutup. Dari film ini kita juga dapat mempelajari tentang DID melalui penjelasan-penjelasan yang mudah dipahami dari Dr. Karen Fletcher (Betty Buckley), psikiater Kevin. Selain itu, beberapa shot dari DoP Mike Gioulakis juga turut membuat film ini semakin terasa menegangkan dan membuat tidak nyaman yang bersinergi optimal dengan scoring gubahan West Dylan Thordson.

Split

Yang menariknya lagi, Split menawarkan sedikit plot twist di penghujung film sebagai usaha akhir untuk membuat para penonton jantungnya berdegup kencang. Shyamalan juga menyisipkan petunjuk bahwa dia ingin membuat film ini satu universe dengan karya film dia sebelumnya, film yang dulu dia buat pada zaman keemasannya, tentu saja. Dengan pendapatan yang tinggi dan sering bertengger di puncak Box Office, kesuksesan Split ini tidak menutupi akan kemungkinan adanya sequel mengingat film ini menggunakan open ending sebagai penutupnya.

Split adalah salah satu karya terbaik M. Night Shyamalan yang menyajikan ketegangan tentang seseorang yang mempunyai banyak kepribadian dan karakter tersebut diperankan secara memukau dan luar biasa oleh James McAvoy dengan jalinan narasi yang begitu mengikat penonton untuk terus fokus dengan apa yang akan terjadi selanjutnya di balik misteri yang dihadirkan.

Review overview
Directing - 8.2
Acting - 8.9
Story - 8.5
A young adult who found an excessive bliss in watching movies.

SIMILAR ARTICLES