Romantic | Superhero Awards 2013

Mungkin ini cukup telat ya, mengingat kita sudah memasuki minggu kedua tahun 2013. Tapi daripada tidak saya memutuskan untuk terus melanjutkan ide saya ini. Dimulai di tahun ini, Romantic | Superhero Awards akan diadakan setiap tahun di blog ini dalam rangka mengapresiasi film-film yang saya sukai di tahun sebelumnya. Saya tidak akan menyebutnya sebagai film-film terbaik, karena “terbaik” menurut saya seharusnya bersifat objektif, namun selera film sangatlah subjektif. Lagi pula saya tidak menonton film sebanyak itu plus selera saya juga tidak semacam kritikus luar sana. Jadi saya rasa “Terfavorit” akan lebih pas. ![]()
Rencananya, Romantic | Superhero Awards akan selalu diadakan di minggu pertama bulan Januari setiap tahunnya. Akan ada 12 kategori yang masing-masing berisi 3 film teratas dan beberapa film di bagian “honorable mention”. Kategori hanya akan meliputi film saja, tidak ada kategori untuk pemain, sutradara, dan lain-lainnya. Kategorinya sendiri suka-suka saya (hehe..) dan mari kita jaga supaya tidak terlalu pretensius ya.
Dan juga jangan protes juga kalau isinya mayoritas film superhero dan rom-com. Baca lagi nama website kami ya hehehe..
Baiklah, dengan ini Romantic | Superhero Awards pertama dimulai!
Kategori: Opening Scene Terfavorit
Bagaimana membuka sebuah film menurut saya sangat penting. Adegan pertama sering menentukan, apakah saya akan menonton filmnya secara utuh atau hanya 5 menit saja. Biasanya, adegan ini harus luar biasa keren atau bikin penasaran. Sekarang, apakah Anda penasaran dengan 3 opening scene terfavorit saya? Nggak? oke!
Honorable Mention: Sinister, The Avengers
3. Ted (2012/Seth MacFarlane)
Kalian boleh nggak suka sama filmnya gara-gara banyak jokes-nya yang kurang ajar atau romance-nya yang terlalu cheesy. Tapi Ted dibuka dengan sangat cantik, rapi, dan lucu. Adegan pertamanya berhasil membuat saya mengerti dan maklum pada premisnya yang tidak masuk akal. Belum lagi, creditnya yang diiringi soundtrack enak dan visualnya yang lucu.
2. Skyfall (2012/Sam Mendes)
Seperti sudah tradisi, film James Bond selalu dibuka dengan action tingkat tinggi. Skyfall bukanlah pengecualian. Opening scene-nya malah bisa dikatakan adegan paling baik, memorable, dan juga memakan biaya paling besar dibanding adegan-adegan lainnya. Jangan lupa juga credit setelahnya yang diiringi lagu Skyfall oleh Adele. Top!
1. The Dark Knight Rises (2012/Christopher Nolan)

Opening Scene The Dark Knight (2008) adalah definisi dari brilian. Lalu, bagaimana cara mengalahkannya? Mudah, buat saja adegan penculikan di atas langit yang melibatkan pesawat hingga terjungkal di udara. Meski bootleg-nya sudah keluar dari lama, tetap saja, menyaksikannya di IMAX adalah sebuah pengalaman luar biasa.
Kategori: Ending Terfavorit
Ending adalah hal yang terasa paling lekat ketika kalian keluar meninggalkan studio. Film jelek, dapat dipermanis rasanya hanya dengan ending yang bagus. Sedangkan, film yang sudah tertata dengan rapi bisa terasa jatuh sekali bila endingnya gagal. Saya bahkan sempat berpikiran bahwa penyelesaian lebih penting daripada bagaimana filmnya sendiri secara keseluruhan. Karena di bawah ini berhubungan dengan ending, maka tentunya berhati-hatilah terhadap spoiler.
Honorable Mention: Cabin in The Woods, Breaking Dawn Part 2 (seriously), The Avengers, Ruby Sparks
3. Skyfall (2012/Sam Mendes)
M (Judi Dench) akhirnya meninggal di akhir film sekaligus berhenti setelah menjadi bos 007 selama 7 film berturut-turut. Tak lama setelah itu kita mendapatkan moneypenny dan M yang baru untuk seri James Bond Daniel Craig ini ![]()
2. Looper (2012/Rian Johnson)

Ketika semua rajutan plot mengenai time-travel sudah semakin ruwet. Joe berhasil menemukan solusi dari semua masalah. Bunuh diri. Meski banyak plothole terhadap ceritanya secara keseluruhan sendiri, menurut saya ending Looper sangat bijak.
1. The Dark Knight Rises (2012/Christopher Nolan)
Perlukah dijelaskan lagi? Batman mati, tapi ternyata tidak. Kemudian ia pensiun dan berpacaran bersama Catwoman. Selanjutnya, kita tahu bahwa JGL adalah Robin dan menemukan Batcave. Kurang apa lagi??
Kategori: Adegan Terfavorit
Tentunya, ketika kita sedang menonton film selalu ada 1 adegan yang lebih menonjol dari adegan-adegan lainnya. Adegan inilah yang akhirnya paling kita ingat dan bisa jadi alasan utama kita menonton filmnya ulang. Inilah 3 adegan terfavorit saya di tahun 2012:
Honorable Mention: Hulk Smashing Loki (The Avengers), Hong Kong Fight (Skyfall)
3. Final Fight Mad Dog-Rama-Andi (The Raid)
Bagi yang sudah menonton filmnya, tentu tahu bahwa pertarungan terburuk di The Raid masih jauh lebih baik dari semua seri Twilight. Lalu, bagaimana dengan pertarungan terbaiknya? Luar biasa. Fight yang lama dikoreografi dengan sangat keren dan memanjakan mata. Sadis, tapi saya sangat puas.
2. Bane vs. Batman (The Dark Knight Rises)

Bane memang tidak sebesar di komik, tapi setidaknya Bane ini jauh lebih baik dari karangan Schumacher dahulu. Dan ketika sampai di tahap di mana Bane melakukan gerakan ikoniknya, Break The Bat, saya merinding. Pertarungan ini menurut saya juga adalah pertarungan terbaik sepanjang The Dark Knight Trilogi dari Nolan.
1. Battle in New York (The Avengers)
Avengers benar-benar sebuah komik yang diangkat menjadi film. Sayangnya, menikmati pertarungan besar di komik tidak ada seberapanya dengan menontonnya sebagai film. Dan itulah yang terjadi di Avengers, pertarungan terakhir penuh CGI dan ledakan sekitar 30 menit benar-benar memuaskan penantian lama ini. Dan shot secara terus-menerus memperlihatkan pertarungan tiap anggota Avengers satu-satu itu, priceless.
Kategori: Cinema Experience Terfavorit
Akuilah, pengalaman menonton film terbaik didapatkan di bioskop. Rasanya jauh berbeda dengan menonton di laptop atau TV. Tapi bioskop pun banyak macamnya dan bukanlah satu-satunya faktor. Menonton film ketika mood Anda sedang bagus dan bersama orang-orang terdekat tentu rasanya berbeda. Apalagi bila filmnya memang bagus dan crowd pleaser, perfect!
Honorable Mention: Lewat Djam Malam (Blitz TerasKota), Ted (Blitz PVJ) , Skyfall (Blitz PVJ)
3. Blitz Paris van Java, Bandung (The Avengers)
Abis nonton foto bareng dong
Menonton Avengers untuk pertama kalinya memiliki dua arti bagi saya. The Avengers yang memang sudah saya nanti sejak pertama kali menonton Iron Man di tahun 2008 dan juga untuk pertama kalinya saya bergabung dengan Moviegoers Bandung (yang selanjutnya sering jadi temen nonton saya). Sekitar 40an anggota Moviegoers Bandung hadir. Sempurna!
2. XXI Summarecon Mall Serpong, Tangerang (The Raid)
Ketika The Raid ditayangkan di festival-festival dan mulai mendapatkan hype-nya, saya cukup kecewa harus menanti lama untuk bisa menyaksikannya di bioskop umum. Maka ketika The Raid tayang pada hari pertamanya (23 Maret 2012) saya langsung menontonnya bersama teman dekat saya. Saya puas dengan filmnya, dan saya menganggapnya sebagai kado ulang tahun saya (24 Maret 2012).
1. IMAX Gandaria City, Jakarta (The Dark Knight Rises)

Kiri: saya; Kanan: Temen, bukan adek saya
Saya gagal menonton The Avengers di IMAX karena waktu itu baru buka dan selalu penuh, apalagi saya tinggal di Bandung. Walau saya berhasil menonton The Amazing Spider-Man di IMAX, namun filmnya sendiri menurut saya kurang memberikan IMAX experience yang saya cari. The Dark Knight Rises, memang ditargetkan untuk dinikmati dengan IMAX. Booking tiket jauh-jauh hari, saya menonton pada show pertama hari pertama bersama adik saya. Saya merinding, sedih, dan senang. Semua perasaan bercampur aduk. TDKR memang harus dinikmati di IMAX.
