Review: At the Devil’s Door (2014)

Ketika mendengar nama Nicholas McCarthy, hal yang terngiang di telinga sudah pasti The Pact (2012). Pasalnya, tanpa menggunakan teknologi kekinian, McCarthy sukses menyuguhkan horor atmosferik yang sanggup membikin bulu kuduk kamu berdiri tegak. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi horor terbaru yang digawanginya.
Masih mengusung tema yang serupa, yakni horor rumah hantu, At the Devil’s Door berkisah tentang seorang makelar rumah bernama Leigh (Catalina Sandino Moreno), yang harus berurusan dengan masa lalu kelam rumah tersebut. Ketika sedang melakukan inspeksi ke rumah tersebut, ia bertemu dengan seorang gadis anoreksik yang tampak aneh. Akan tetapi, apa yang didapati oleh Leigh ternyata jauh lebih mengerikan daripada apa yang diduga sebelumnya.
Tempo At the Devil’s Door tidaklah selambat The Pact. Namun, belum mumpuni untuk menandingi kualitas film yang diarahkan oleh McCarthy dua tahun silam itu. Meskipun sama-sama bercita rasa indie alias berbujet rendah, At the Devil’s Door — atau berjudul lain Home — lebih terlihat seperti horor kelas B dengan akting murahan. Bahkan, akting yang lumayan cuma sanggup dipegang oleh gadis berjas hujan merah (Ashley Rickards) tersebut.
Bukan mustahil bahwa At the Devil’s Door cuma muncul di jajaran film horor tahun ini yang tak dianggap, apalagi dikenang. Kelemahan terbesarnya adalah ia terlalu berorientasi pada jump-scare, bukan atmosfer yang dibangun perlahan disambi hal tersebut di atas. Dan, yang lebih payahnya lagi, ia punya konklusi yang terlalu konyol.
