Review: Epic (2013)

Blue Sky Studio tampaknya semakin percaya diri untuk bersaing dalam industry film animasi untuk sekarang ini. Setelah sukses dengan franchise Ice Age dan animasi Rio yang menawarkan keindahan Brazil serta budayanya, kini Blue Sky kembali mengeluarkan sebuah film animasi dengan judul Epic.
Epic menceritakan sebuah dunia yang berbeda dengan dunia manusia, tempat dimana mahluk mahluk berukuran kecil yang disebut dengan leafman hidup dalam keindahan, kesegaran, kerimbunan, dan kehijauan hutan. Mary Katherine yang lebih suka dipanggil dengan M.K (Amanda Seyfried) adalah seorang gadis berumur 17 tahun yang setelah ibunya meninggal terpaksa pindah ke rumah ayahnya yang seorang peneliti dengan obsesinya untuk menemukan leafman. Tidak tahan dengan ayahnya yg begitu obsesif dengan leafman, M.K memutuskan untuk meninggalkan ayahnya. Dalam perjalanan pergi, M.K tersesat dalam hutan dan menemukan Queen Tara (Beyonce Knowles) ratu leafman yang terluka parah setelah diserang oleh Mandrake (Christoph Waltz) pemimpin Boggans.
Disihir oleh Queen Tara, M.K kemudian menyusut menjadi seukuran leafman dan dimintai tolong oleh Queen Tara untuk mencari Nim Galuu (Steven Tyler) dalam mengungkap cara untuk melahirkan ratu baru bagi leafman dan cara M.K untuk kembali ke ukuran normalnya. Ditemani oleh Ronin (Colin Ferrell) ajudan Queen Tara, Mub (Aziz Ansari) dan Grub (Chris O’Dowd) sepasang siput dan keong, Nod (Josh Hutcherson) tentara leafman dalam pelatihan, dan kuncup bunga yang akan mekar menjadi ratu selanjutnya, perjalanan pun dilanjutkan. Perjalanan yang berbahaya dan kerap kali mendapat gangguan dari Mandrake dan kuncup yang harus mekar tepat pada malam titik balik matahari.

Animasi Blue Sky kali ini berhasil membawa saya menjelajahi sebuah dunia indah yang serba hijau. Mulai dari hutan, beserta dengan daun daunan, bunga bungaan, dan rumput rumputan yang tampak nyata. Ditambah dengan berbagai mahluk mahluk unik hingga kekelaman sarang para Boggans. Kebetulan saya menonton film ini dalam format 3D yang menambah pengalaman lebih menyenangkan untuk dinikmati.
Perjalanan yang menegangkan dalam misi memekarkan kuncup untuk melahirkan seorang ratu yang baru, ditambah kelucuan yang diberikan oleh trio Nod, Mub, dan Grub. Serta perang akhir yang melibatkan para leafman melawan pasukan boggans dan tunggangan kelelawar mereka. Untuk para pengisi suara memberikan proporsi yang bagus, khususnya Beyonce yang mengisi suara Queen Tara berhasil menggambarkan sosok ratu yang bijak dan peduli terhadap warganya walaupun dengan porsi yang sedikit. Pada akhirnya, Epic menjadi sebuah tontonan untuk keluarga yang menyenangkan dan layak untuk ditonton. Good job, Blue Sky.

