Review: Endless Love (2014)
Bulan Februari merupakan bulan cinta, setidaknya itulah yang terlihat di bioskop bioskop. Pada tiap tahun, pada bulan ini banyak dirilis film dengan tema cinta baik itu dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Salah satu film dengan tema tersebut adalah film Endless Love yang merupakan remake dari film dengan judul yang sama pada tahun 1981.
Jade Butterfield (Gabriella Wilde) adalah seorang gadis dari keluarga kaya yang menutup diri dari lingkungan sekolahnya dan menghabiskan masa sekolahnya untuk memenuhi tuntutan ayahnya setelah kematian kakak tertuanya Chris. Hingga pada acara kelulusan, dia bertemu dengan David (Alex Pettyfer) teman satu sekolahnya. Kedua remaja yang tertarik satu sama lain itupun mulai memercikkan bara bara asmara. Hubungan mereka pun tidak disetujui oleh Hugh (Bruce Greenwood) ayah Jade, yang menganggap bahwa David hanya akan membawa dampak buruk bagi anak gadisnya serta merusak masa depan Jade yang cemerlang. Apalagi David memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah tetapi hanya membantu bekerja di bengkel ayahnya.

Dari synopsis diatas, memang dapat diketahui bahwa tidak ada hal baru yang ditawarkan dari film ini. Premis gadis kaya yang menjalin hubungan dengan pemuda biasa kemudian mendapat tentangan dari keluarga gadis tersebut sudah sering kita saksikan ribuan kali. Dan memang demikian juga dengan hasil film ini, yang tentu saja sudah dapat ditebak akan mengarah kearah mana.
Poin positif dari film ini, dapat dilihat dari acting dan chemistry yang dibangun oleh Gabriella Wilde dan Alex Pettyfer pemeran utama dari film ini. Pasangan ini berhasil menampilkan perasaan cinta dua orang remaja yang menggebu gebu, serta menikmati saat saat mereka bersama. Selain itu, hal lain yang ditawarkan adalah soundtrack dari film ini yang beragam dan sangat enak untuk didengarkan, apalagi didengarkan berdua dengan pasangan. Film ini memang masih menawarkan formula lama seperti sebelumnya, tetapi bagi pecinta film melodramatic, pasti tidak akan melewatkan film ini.


