Review: Sleep Tight/Mientras Duermes (2011)

Seorang novelis asal Kolombia Gabriel García Márquez pernah berkata bahwa setiap manusia punya tiga kehidupan: publik, pribadi, dan rahasia. Apakah itu benar? Entahlah. Saya mungkin akan kesulitan menjabarkan apa yang ia maksud. Namun, saya berani bilang bahwa Sleep Tight, atau yang berjudul asli Mientras Duermes setidaknya menawarkan tiga hal yang disebutkan oleh Márquez. Bayangkan saja, bagaimana jadinya bila kehidupan Anda diusik tanpa Anda sadari sama sekali. Tentu setiap orang punya hal-hal yang sifatnya pribadi, yang barang tentu tidak ingin siapapun tahu.
Di sini kita punya seorang resepsionis sebuah motel yang tidak terlalu mewah, namanya César (Luis Tosar). Selama hidupnya, ia tidak pernah menemukan definisi ‘kebahagian’ yang sesungguhnya. Hidupnya cenderung biasa saja jika dilihat dari luar, tapi di sisi lain ia punya rahasia yang tidak diketahui orang lain; ia ingin ‘masuk’ ke kehidupan orang lain. Korbannya ialah Clara (Marta Etura), seorang wanita yang tinggal di motel tempat César bekerja.

Hal yang membuat saya tetap bersemangat untuk menonton Sleep Tight dari awal hingga akhir ialah, ia memiliki premis yang sangat sangat menarik, bahkan boleh disebut orisinal. Selain itu, motif sesungguhnya dari César untuk mengamati korbannya juga masih menjadi misteri selama saya menonton. Misteri tersebut tidaklah tampil membosankan. Akan tetapi, semakin lezat ketika film terus bergulir. Bagaimana César mengelabui, mengakali, bahkan mempermainkan korbannya merupakan hal-hal yang tak boleh terlewatkan oleh audiens.
Saya tahu ketika saya menyebut nama Jaume Balagueró, pasti sebagian besar orang akan memikirkan [Rec] (2007) yang pernah digawangi olehnya. Jelas Sleep Tight merupakan film yang berbeda dengan [Rec]. Sleep Tight tidak menyajikan film ala mockumentary seperti yang [Rec] tawarkan, tetapi sebuah horor/thriller yang dibalut dengan teror serta kesan psikologis yang amat mendalam. Atmosfernya cenderung kelam dan sesekali membikin bulu kuduk merinding. Selain itu, ia juga memiliki momen-momen yang tak terlupakan. Bahkan saya sempat sulit tidur pascamenonton.

