Review: For a Good Time, Call… (2012)

Ew! Mungkin sebagian besar orang akan bergumam demikian ketika kali pertama tahu bahwa For a Good Time, Call… merupakan film komedi-seks. Meski demikian, jangan salah kaprah dulu, film yang disutradarai oleh Jamie Travis ini tidaklah mengekspos adegan-adegan syur secara berlebihan, tetapi melalui bait-bait dialog yang jenaka tentang seks dan desahan-desahan yang ‘mengundang’.
Adalah Katie (Ari Graynor) dan Lauren (Lauren Miller). Mereka berdua bersahabat tetapi juga bermusuhan. Duh, bingung menjelaskannya. Yang jelas, mereka berdua kini tinggal di sebuah apartemen sempit dan tidak sempat bermewah-mewahan. Namun, ketika mereka mendapat ide untuk menjalankan bisnis ‘kotor’ telepon seks, kehidupan mereka berubah drastis.

Saya kira setiap film komedi selalu mengalami derita yang serupa, yakni adegan demi adegan terus berganti hanya untuk mengejar kejenakaan melalui bait-bait percakapan di dalamnya. Dan For a Good Time, Call… juga mengalami hal yang serupa dengan film-film komedi lain. Untungnya, duo Graynor dan Miller menampilkan akting yang terbilang mumpuni untuk mengisi peran mereka masing-masing, meskipun Graynor lebih banyak mencuri perhatian audiens melalui caranya yang begitu ekspresif menjadi operator telepon seks.
Well, to be honest, comedy is not my thing. Alasannya? Yah, seperti yang telah saya utarakan di atas; kebanyakan film komedi hanya menargetkan kejenakaan semata — yang kerap kali membabi-buta mengejar hal tersebut. Meski begitu, For a Good Time, Call… rupanya tidak lupa menyelipkan pesan tentang persahabatan di balik guyonan-guyonannya yang terlampau vulgar. Menarik sih meski klise.

