Review: Monsters University (2013)

Oke, saya mau pengakuan dulu. Sampai sekarang, saya belum pernah menonton Monsters Inc. Kenapa? Ya tidak tertarik saja. Tapi berhubung Monsters University ini adalah prekuel, bukan sekuel, jadi rasanya tidak salah untuk menonton ini dahulu. And you know what? Sekarang saya ingin menonton Monsters Inc.!
Jadi dari yang saya tahu, Monsters University ini bercerita beberapa tahun sebelum kejadian di Monsters Inc. Tepatnya saat Mike dan Sullivan masih berada di bangku kuliah. Ternyata dulu, Mike (Billy Crystal) dan Sullivan (John Goodman) bukanlah teman dekat, malah mereka cenderung bermusuhan. Mike yang tidak ada seram-seramnya, dari kecil ingin sekali menjadi monster yang menakutkan. Sedangkan Sullivan, terlahir sudah memiliki bakat untuk menjadi monster seram, dan hal ini membuatnya malas belajar serta sombong.
Lalu datanglah sebuah tragedi yang mengakibatkan Mike & Sullivan dikeluarkan dari jurusan mereka. Singkat cerita, setelah membuat kesepakatan dengan Dean Hardscrabble (Helen Mirren), mereka dapat kembali dengan syarat harus memenangkan perlombaan menjadi monster terseram di kampus. Namun, bila mereka kalah, mereka harus keluar dari Monsters University.

Sure, ini memang film untuk anak kecil. Saya juga bukan fans dari film animasi, tapi nyatanya, Monsters University berhasil menghibur saya lebih dari ekspektasi. Mungkin tidak terlalu lucu bagi saya, tapi ada sebuah kehangatan dibalik ceritanya yang bikin adem. Dan ketika ceritanya terlihat lempeng-lempeng saja, Pixar berhasil mengubah/menambah sedikit twist di tengah cerita yang membuat film ini lebih bertenaga.
Animasinya sendiri sudah tidak perlu ditanyakan lagilah, it’s Pixar. Saya juga kebetulan nontonnya 3D. Terlepas dari brightness-nya yang bagus, beberapa pop-out, saya tetap menyarankan untuk menontonnya dalam format 2D saja. Namun, kalau bawa anak kecil, 3D seperti lebih baik. Karena di pengalam saya menonton, beberapa anak kecil tampak terhibur sekali dengan beberapa efek 3D-nya.
Ada juga short movie sebelum film mulai berjudul Blue Umbrella. Sayangnya kali ini lumayan mengecewakan. But then again, it’s not really my thing. Tapi kalau harus jujur, Pixar mengalami penurunan kualitas sekali akhir-akhir ini. They used to be better, tapi makin ke sini mereka malah kalah bersaing dengan Dreamworks. Bahkan untuk tahun ini saja, The Croods sepertinya akan berakhir sebagai film animasi terbaik.
Anyway go see Monsters University with kids, they’ll love it!

