Review: Agents of S.H.I.E.L.D. S01E04

Yeay! Serial yang dibangga-banggakan oleh Marvel kembali lagi. Apakah kalian masih semangat mengikutinya? Tidak? Sama seperti saya.
Kalau harus ditelaah apa yang membuat serial ini tidak seru sebenarnya sulit juga. Sepertinya hampir mayoritas penontonnya sendiri mengikuti karena mereka menonton film-film Marvel. Maka dari itu, banyak sekali referensi ke MCU (Marvel Cinematic Universe), dan begitu referensi itu mulai berkurang, serial ini hampa. Ya kurang lebih seperti episode yang satu ini.
Kalau saya tidak tergila-gila dengan dunia superhero, mungkin saya sudah stop menonton. Di episode kali ini, sama seperti episode sebelumnya dibuka dengan kejadian yang seolah-olah melibatkan superpower. Di episode ketiga berhubungan dengan gravitasi, kali ini berhubungan dengan premonition (firasat dalam bahasa Indonesia). Namun seperti sudah bisa ditebak, semuanya dapat dijelaskan dengan pseudo-science khas Marvel.
Adalah Akela, mantan agen SHIELD dan juga didikan Coulson yang diduga telah mati menjalani saat menjalani misinya, yang kini menjadi incaran agen-agen kesayangan kita (sarcasm). Akela terlibat dalam beberapa tindak kriminal yang juga janggal. Ia bahkan bisa melakukan pencurian walaupun barangnya sudah dilindungi dengan tingkat keamanan yang tinggi. Pokoknya, Akela ini digambarkan godlike deh.
Sebenarnya ceritanya kali ini tidak buruk, namun lack of charm dan temponya yang kurang cepat tidak membuatnya lebih baik. Parameter paling mudahnya adalah coba kalian tonton Agents of SHIELD seusai kalian menonton Arrow. Ini benar-benar terasa jomplangnya.
Seriously, saya tidak heran bila kalian memilih untuk menontonnya nanti saja bila 1 season sudah selesai.

