Review: The Tomorrow People S01E02

Pada ending episode pertamanya, diketahui bahwa Stephen memutuskan untuk bergabung bersama pamannya di Ultra. Meski mendapat kecaman dari grup The Tomorrow People, Stephen meyakinkan mereka bahwa ini semua hanya sekadar undercover saja dan hatinya tetap berada pada The Tomorrow People. Stephen sendiri berharap, dengan bergabung di Ultra, dirinya dapat menemukan ayahnya yang sudah lama menghilang, bahkan diyakini telah meninggal.
Salah satu fokus di episode ini adalah, munculnya sesesok Homo Superior baru yang tampaknya menggunakan kekuatannya untuk melakukan tindak kriminal. Ultra melihat hal ini sebagai bahaya dan berniat untuk membunuhnya, sedangkan The Tomorrow People percaya bahwa sosok ini seharusnya dibina dan dibimbing agar dapat kembali ke jalan yang benar. Stephen sendiri pun berada pada kedua pihak, hingga akhirnya hati nuraninya pun berbicara. Dan ia benar-benar harus memilih ke sisi manakah dia harus berpihak.
Masih bernafaskan semangat yang sama dengan episode pertamanya, The Tomorrow People tetap menjadi mindless entertainment kelas satu. Dengan pace cepat, dialog cheesy khas CW, dan visual efek yang harus diakui cukup baik, saya jelas akan terus mengikuti serial yang satu ini setidaknya hingga season 1 berakhir.

