6 Pertanyaan Terbesar Seputar X-MEN: DAYS OF FUTURE PAST
1.) Professor X
Bagi kalian yang menyaksikan X-Men: The Last Stand atau X-Men 3, pastinya tahu bahwa karakter Professor X mati dibunuh di film oleh Jean Grey. Akan tetapi, yang seringkali dilewati oleh banyak orang adalah credit scene dari film tersebut, di mana tersirat bahwa pikiran/kesadaran Professor X berhasil selamat dan berpindah ke jasad lain. Bahkan dalam sebuah commentary di DVD-nya, sang sutradara, Brett Ratner menjelaskan bahwa jasad tersebut adalah kembaran dari Professor X.
Tapi penjelasan ini sesungguhnya hanya menambah pertanyaan lain. Bila pikirannya kini berada di tubuh yang berbeda, kenapa ia masih berada di kursi roda? Apakah saudara kembarnya juga paraplegic?
Rasa-rasanya ini adalah pertanyaan yang gagal dijawab oleh Bryan Singer. Bahkan keseluruhan hal ini sama sekali tidak disinggung dalam film. Karena sepotong dialog sebenarnya sudah cukup dan mampu menjawab semua ini. Tapi, bila yang kalian permasalahkan adalah bagaimana Charles Xavier bisa hidup lagi, kini kalian sudah tahu mengapa.
2.) Magneto
Hal kedua yang mengganggu dan sebenarnya berada di level yang sama dengan poin pertama adalah “Bagaimana caranya Magneto bisa memiliki kekuatannya?”
Jawabannya lebih mudah ditemukan ketimbang pertanyaan sebelumnya. Salah satu plot utama dari X-Men 3 adalah tentang penemuan sebuah serum yang bisa menyembuhkan mutan menjadi manusia normal, tanpa kekuatan. Magneto sendiri adalah salah satu mutan yang berhasil disuntik serum ini.
Tapi, bila kalian benar-benar fokus terhadap endingnya, maka kita bisa melihat sekilas bahwa Magneto berhasil mendapatkan kekuatannya kembali di akhir film dengan menggerakan buah catur.
Sekali lagi, penjelasan yang ini hanya menambah diskusi baru, karena terbukti serum tersebut gagal menghilangkan secara penuh kekuatan mutan. Hanya menghitung waktu saja, sebelum kekuatan tersebut akhirnya kembali. Dan lebih fatalnya, Magneto diperlihatkan memiliki kekuatannya secara penuh di Days of Future Past. Kekuatannya bahkan tidak berkurang sedikit pun ketika ia berhasil menghajar para Sentinel. Hal ini membuat hampir keseluruhan plot di X-Men 3 tampak tidak berguna, karena tidak implikasi berarti dari serum tersebut. Well, it’s a bad movie anyway.
SIMILAR ARTICLES
-
dhani
-
Janitra Ezra
-
-
charleskurniawan
-
Janitra Ezra
-
-
MikeHans
-
Janitra Ezra
-
-
Muchamad D Fadilah
-
http://sinekdoks.wordpress.com Sinekdoks
-
Janitra Ezra
-
Paskalis Damar (Sinekdoks)
-
Janitra Ezra
-
-
Hawin Widyo
-
Janitra Ezra
-
-
-
-
Hawin Widyo
-
Janitra Ezra
-
-
Fena Ayu






































