Best Picture Oscar 2015 Versi anakfilm

by -
0

best picture oscar

Ajang Academy Awards tahun ini sudah berlalu. Selama perhelatannya, mulai dari pembacaan nominasi sampai malam penghargaannya, banyak sekali hal-hal dramatis, kontroversial maupun unik yang terjadi. Mulai dari munculnya hashtag #OscarsSoWhite karena belum pernah lagi sejak 1998 ajang penghargaan ini tidak memberi nominasi untuk para aktor non-kulit putih (padahal tahun ini ada film Selma di mana David Oyelowo diakui berperan dengan sangat baik sebagai Martin Luther King), tidak dinominasikannya Ava DuVernay (Selma, lagi-lagi) dan Clint Eastwood (American Sniper) dalam kategori Best Director, tidak dinominasikannya The Lego Movie dalam kategori Best Animated Feature, hingga saat di malam penghargaannya yang tidak kalah heboh.

Sebut saja beberapa momen yang terjadi di malam penghargaan: ketika Neil Patrick Harris, sang host, menirukan adegan film Birdman dengan hanya menggunakan celana dalam di panggung, ketika J. K. Simmons menyuruh kita semua untuk menelepon orangtua kita ketimbang mengirim pesan singkat kepada mereka di pidato terima kasihnya untuk penghargaan Best Actor in a Supporting Role (Whiplash), ketika Neil Patrick Harris mengatakan Edward Snowden-yang merupakan subjek film Citizenfour peraih Best Documentary Feature-bahwa “he couldn’t be here for some reason” (kita semua tahu dia sedang dalam perasingan), ketika Lady Gaga menyanyikan lagu-lagu The Sound of Music yang disambut dengan pelukan hangat langsung dari Julie Andrews sendiri (ternyata, Lady Gaga bisa menyanyi semenawan itu!), ketika muncul nama dan foto Robin Williams dalam sesi In Memoriam (di mana orang banyak yang masih belum siap dan shock menerima kenyataan ini), ketika salah satu penulis Birdman berterima kasih pada anjing miliknya yang bernama Larry dalam pidato terima kasihnya untuk Best Original Screenplay dan, yang termasuk paling heboh, ketika Sean Penn berseloroh terhadap Alejandro G. Iñárritu dengan berkata “who gave this son of a b*tch his green card?” ketika membacakan hasil kategori Best Picture.

Seperti yang sudah kita ketahui, tahun lalu dibacakan delapan film yang mendapatkan nominasi sebagai film terbaik. Selama berbulan-bulan pencinta film bersama dengan kritikus berspekulasi bahwa film favoritnya akan menang. Persaingan paling ketat terjadi antara dua film yakni Birdman (Alejandro G. Iñárritu) dan Boyhood (Richard Linklater) yang paling banyak dijagokan untuk menyabet penghargaan Best Picture. Pada akhirnya, seperti yang telah diketahui bersama minggu lalu, Birdman berhasil membawa pulang (atau terbang?) titel tersebut. Jumlah penghargaan yang disabet Birdman seri dengan The Grand Budapest Hotel (Wes Anderson), yaitu 4, walaupun The Grand Budapest Hotel menang di kategori yang bisa dibilang lebih kecil gengsinya. Tentu saja, layaknya perdebatan suatu ajang pada umumnya, ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Tapi, hasil sudah mutlak dan tidak bisa digugat oleh siapapun.

Meski demikian, ada yang bisa tetap dilakukan siapapun, termasuk kami sendiri: melakukan voting sendiri.

Selama seminggu terakhir, tujuh penulis kami telah meluangkan waktunya untuk menonton semua film peraih nominasi Best Picture Oscar tahun ini dan mengurutkannya dari yang terfavorit hingga yang paling tidak disukai. Bisa ditebak, hasilnya pun berbeda-beda.

Film di urutan pertama akan diberi nilai 8, sedangkan film kedua diberi nilai 7, dengan nilai terus menurun ke bawah hingga film di urutan terakhir hanya mendapatkan nilai 1. Kemudian, nilai yang diberikan tiap penulis ke satu film, digabungkan dengan nilai yang diberikan penulis lain ke film yang sama. Hasilnya diakumulasikan dan kemudian diurutkan kembali, menjadi sebuah daftar baru. Daftar film peraih Best Picture Oscar 2015 versi anakfilm.

american sniper

08 American Sniper

Director: Clint Eastwood // Cast: Bradley Cooper, Sienna Miller

Yang menarik dari American Sniper adalah konflik multifaktorial yang diberikan secara konstan sepanjang film. Mulai dari ketegangan yang sangat orisinal dan mengiris dari adegan perang di Baghdad sampai argumen yang rumit di dalam rumah tangga karena gairah yang tertinggal di medan perang. American Sniper adalah sebuah kisah tragis tentang cinta. Cinta kepada perang, cinta kepada resiko yang harus dibayar dari sebuah rasa patriotisme. Dan, bagaimana hidup bisa terombang ambing dan berakhir begitu saja dalam sekejap. (Dimas Muhammad)

Baca ulasan selengkapnya.


07 The Theory of Everything

Director: James Marsh // Cast: Eddie Redmayne, Felicity Jones, Charlie Cox

The Theory of Everything mungkin tidak pernah terlalu serius menggarap sisi sains dan kejeniusan dari Stephen Hawking, tapi ia membayarnya itu semua dengan memberikan contoh nyata bahwa cinta butuh perjuangan dan pengorbanan. Didukung dengan akting mumpuni Eddie Redmayne, Theory of Everything menjelma menjadi sebuah kisah romansa yang berani ‘menyakiti’ hati penontonnya. (Janitra Ezra)


06 Selma

Director: Ava DuVernay // Cast: David Oyelowo, Oprah Winfrey, Carmen Ejogo, Tim Roth

Film drama sejarah ini menceritakan tentang Martin Luther King bersama James Bevel, Hosea Williams dan John Lewis dalam perjuangan mereka menuntut hak pemilu bagi orang kulit hitam melalui mars Selma-Montgomery tahun 1965. Penuh dengan adegan-adegan tragis, dialog-dialog menyentil serta karakter-karakter yang digambarkan secara kuat, film ini memberikan kesan getir dan pahit ketika ditonton serta berhasil mengajak kita untuk secara tidak langsung turut bersama-sama para karakter ikut berjuang melawan politik rasis yang tidak berperikemanusiaan. (Shadia Pradsmadji)


TIG

05 The Imitation Game

Director: Morten Tyldum // Cast: Benedict Cumberbatch, Keira Knightley, Matthew Goode, Mark Strong

The Imitation Game merupakan harta karun sinematik yang tak boleh terlewatkan olehmu. Daya Cumberbatch yang sanggup membius penonton, naskah cerdas yang digodok oleh Moore, sekaligus ganjaran nominasi Oscar tahun ini, telah sanggup membuktikan bahwa biopik ini tidak sekadar mengujarkan bagaimana Enigma terbongkar atau betapa pelik kehidupan salah satu insan jenius dalam sejarah umat manusia itu, tetapi turut mengacungkan performa Cumberbatch setinggi langit. (Zeffan Thaher)

Baca ulasan selengkapnya.


Klik di sini untuk melihat urutan 4 teratas.