Tonton Adegan Gereja KINGSMAN yang Dipotong LSF di Sini

by -
19

Jadi kalian baru saja menyaksikan Kingsman: The Secret Service di bioskop. Kalian baru saja menghabiskan waktu menyenangkan di bioskop. Tapi, ada satu perasaan janggal di pertengahan film, khususnya saat adegan di gereja. Terasa ada sebuah potongan yang sangat kasar, menghilangkan sejumlah menit film, dan langsung lompat ke adegan selanjutnya.

Kalian tidak salah, menurut informasi yang beredar LSF (Lembaga Sensor Film) memang memotong total 12 menit dari durasi Kingsman: The Secret Service. Sebagian besar adalah pemotongan untuk adegan kekerasan untuk meminimalisir efek kesadisannya. Tapi ada satu adegan vital yang harus terkena imbasnya, adegan gereja Kingsman.

Bukan hanya ini adalah adegan action yang berfungsi untuk menjaga tensi penonton di tengah film, tapi ada beberapa perkembangan cerita terjadi di sini. Tentunya koreografinya yang sangat bagus makin membuat kita kesal tidak bisa menyaksikannya di bioskop.

Bila kalian ingin menontonnya, saya rasa saya harus memberi tahu bahwa adegan di atas sangatlah sadis. Namun, alasan utama LSF memotongnya bisa jadi karena seluruh kejadian tersebut terjadi dalam sebuah gereja yang bisa jadi menimbulkan konflik religius di sini.

Sumber: twhiddlestom (via Reza)

  • master

    Asem bagus banget ini pengambilan gambarnya dan koreografinya, gak terlalu banyak shaking

  • kyriex99

    Gilak Colin Firth emang totalitas mantep abis.. msh inget pas pertama tau dia dari St. Trinian’s double peran jd bencong sm jd org kementrian gt.. keceeee

  • 細ゴリラ

    Colin Firth…. salut…. /slowclap

  • raden ardhie andreas

    ini dia yg di cari2, thanks gan

  • Shania

    Yaelah bagus banget gini, tp mnurutku, kalo di gereja sih masih aman kyknya, kalo di masjid yg biasanya bikin kontroversi

  • Beegun

    Lagipula gereja ini merupakan gereja ekstrim, yg di Amerika Serikat disebut sebagai Hate groups. Seharusnya tidak kena sensor karena di Amerika sana maupun negara negara lain yg mayoritas Kristen pun tidak mengecam film ini.

  • Galgo

    tggal nunggu versi pak tani aja, pasti complete gak dipotong-potong

  • anonim

    yg adegan sm princess tilde di akhir itu dipotong ga ya?

  • Christian Y

    Gw kristen juga nyantai aja mau di gereja ato dihutan ga ada pengaruhnya… namanya juga film.. suka ditonton, ga suka ya ga usa ditonton..

    dan gw rasa mayoritas kristen juga ga akan protes kalo kejadian itu ada di gereja.. i bet on this

  • Jackson Leonardy Firdaus

    Saya Pastafarian, menurut saya film ya film. Fiksi. Meskipun dinyatakan berdasar kisahnyata, tetap saja film. 😀 use your brain LSF.

  • Zar

    klo di gereja mah nyantai aja ga perlu di sensor pikiran mrk ngga sesempit itu koq jadi kemungkinan utk menimbulkan konflik religius kecil sekali, gw yakin mereka ga masalah krn mrk tau This is just a movie.

  • oki

    kami menghargai gereja kalian sebagaimana kali menghargai masjid kami. Apakah kalin mencintai gereja kalian sebagaimana kami mencintai mesjid kami? Hope you know the difference…

    • Si Ibo

      saya mencintai gereja saya sebagaimana anda mencintai masjid anda. tapi:
      1. film adalah dan hanyalah film. gini loh, di adegan ini puluhan orang mati dengan cukup brutal. kok kita gak protes tentang kematian brutal orang2 ini? tentu saja karena ini cuma film! iya, nggak? secara gak sadar kebrutalan ini kita bisa cuekin dengan mudah karena alasan yang paling fundamental: “ini cuma film”. ya memang cuma film. kalau beneran udah pingsan. nah kok sekarang kita permasalahkan lokasi kejadiannya? nggak konsisten! kalau cuma film ya cuma film, gak boleh nitpicking.
      2. perkelahian maut antar manusia yang sama sekali tidak punya kendali atas tindakan mereka -yang kebetulan berlokasi di dalam sebuah gereja- sama sekali tidak ada hubungannya dengan (dis-)respect terhadap sebuah agama, dan tidak bisa diartikan dengan cara apapun sehingga menyerang agama tertentu. hal ini bisa terjadi di lokasi manapun, tanpa alasan khusus kenapa hal tersebut harus terjadi di dalam sebuah gereja. tapi kembali lagi: why would this bloody murderous scene looks perfectly okay to us when it happens somewhere else? would there be less blood and gore? were the people outside the church more eligible to be eliminated? weren’t there good people too outside?
      3. gereja adalah manusia di dalamnya, bukan gedungnya. kalau anda perhatikan, manusia2 malang yang terbunuh ini adalah kawanan garis keras pembenci yang 11-12 dengan teroris. jadi kalau kita mau lebih terperinci lagi, bahkan lokasi tersebutpun tidak layak disebut dengan kata “rumah ibadah”, dan sulit sekali mengatakan kalau lokasi ini mewakili umat beragama apapun di Indonesia.

      hope you really know which differences we should take into mind… being respectful doesn’t mean we have to get irritated by the smallest speck of dust, right? Cheers!

      NB: Kalau LSF mau betul2 “disiplin”, sensor dulu itu pantat. Kebanyakan urus agama, yang jelas2 dianggap porno bagi penonton Indonesia malah lolos.

  • mandala

    namanya juga film apa lagi ini film fiksi

  • Michael

    Kita orang indonesia bukan orang amerika. Semua simbol agama perlu dihargai.
    LSF sudah membuat keputusan yg bijak untuk menyensor bagian ini.

  • Freddy Arvandy Butarbutar

    LSF tolol..
    Klo yg main film orang islam, film berasal dari negara islam n pake bahasa arab, baru itu dapat menimbulkan konflik religius.. (prototype)
    Ada kabar LSF mau di bubarin, mudah2an jadi..

  • http://www.pinterest.com/koesir/ Sirkoes

    “seluruh kejadian tersebut terjadi dalam sebuah gereja yang bisa jadi menimbulkan konflik religius di sini”

    LSF hobinya motong2 doank tapi ga ngerti konteks adegan yang dipotongnya. Pokoke berlawanan sama “ideologi” mereka = sunat.

  • fidodido

    Tapi kok bagian “akhir” di film ini gak disensor ya? Bagi yang sudah menonton, pasti tau yang saya maksud hehe

  • fidodido

    Ketidakdewasaan masyarakat dalam memilih film lah yang membuat adegan ini itu banyak disensor LSF. Film 17+, adaaaa aja anak 8 tahun yang diajak orangtuanya nonton. Dengan alasan karena “filmnya disney” atau “filmnya dari komik”.