film-headshot-2016-indonesia-action-movie-poster-iko-uwais-sunny-pang-chelsea-islan

Masih segar dalam ingatan kita ketika dunia dikaruniai sebuah mahakarya The Raid arahan Gareth Evans pada tahun 2011. Kita sama-sama tahu film tersebut menjadi panggung bagi beberapa nama aktor baru seperti Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Joe Taslim baik di kancah perfilman Indonesia maupun mancanegara. Film ini pula yang memantik kebangkitan film-film bergenre laga di Indonesia.

Betapa beruntungnya kita mendengar kabar bahwa Iko Uwais menjalin kerja sama dengan duo Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel a.k.a the Mo Brothers (Rumah Dara/Killers) untuk menelurkan karya yang tak kalah asyik: Headshot. Headshot menjadi debut penyutradaraan film laga bagi the Mo Brothers, yang selama ini identik dengan karya-karya ‘sakit’ bernuansa horor dan psycho. Maka tak perlu heran apabila Headshot menjelma sebagai perpaduan antara ‘sakit’ dan koreografi aksi berkualitas penuh tensi dan emosi yang meledak-ledak.

film-indonesia-headshot-chelsea-islan-as-ailin-and-iko-uwais-as-ishmael
Ailin (Chelsea Islan), mahasiswi kedokteran berparas elok dari Jakarta yang ditugaskan untuk magang di sebuah rumah sakit di pulau antah berantah di bagian lain Indonesia, berhasil menyelamatkan seorang pria babak belur yang terdampar di bibir pantai. Ailin tetap sabar tanpa letih merawat pria tersebut meski sama sekali belum pernah menjalin komunikasi dengannya. Usut punya usut, sebuah peluru bersarang di otaknya sehingga ia mengidap retrograde amnesia. Ya, pria yang diperankan oleh Iko Uwais tersebut tersadar dari komanya tanpa mampu mengingat identitas diri dan cara dia sampai ada di rumah sakit tersebut.

Headshot tidak hanya berfokus pada cerita kilas balik karakter utama penderita amnesia yang tengah berusaha mencari kebenaran tentang dirinya, akan tetapi film ini juga mengangkat nuansa dramatis, romansa, humor kelam, dan segala lika-liku kehidupan masyarakat Indonesia. Mr. Lee (Sunny Pang), yang digambarkan sebagai sosok kejam dan bengis terhadap siapa pun—bahkan anak buahnya sekalipun, mengacaukan tatanan masyarakat yang terlanjur aman dan damai sentosa menjadi penuh ketakutan dan kekhawatiran atas kasus kriminalitas yang rasa-rasanya sangat begitu dekat permasalahan sosial di Indonesia. Penculikan anak, perbudakan, dan pembunuhan merupakan tiga di antaranya.

Pada babak awal film, penonton langsung dikejutkan dengan beberapa adegan brutal dan sadis. Tanpa petunjuk apa pun, penonton diajak melompat dari satu adegan ke adegan lain yang tampak tidak saling berhubungan. Kepingan-kepingan inilah yang kelak akan menjawab teka-teki misteri film ini.

Pada titik tengah hingga menjelang akhir, sebagian besar film diisi aksi adu jotos dan adu tembak antara si pria pengidap amnesia dengan mantan rekan sesama pembunuh secara hierarki: Tejo (David Hendrawan), Tano (Zack Lee), Besi (Very Tri Yulisman), dan Rika (Julie Estelle).

headshot-iko-uwais-and-zack-lee

Headshot memberikan sensasi pemacu adrenalin yang tak jauh menegangkan dengan The Raid. Tak butuh waktu terlalu lama untuk menyadari kedekatan antarkarakter yang mungkin telah terjalin sekian lamanya. Iko Uwais lagi-lagi menjadi pondasi kuat dalam film ini, yang bukan hanya mendapuk sebagai koreografer, melainkan juga sebagai aktor laga profesional. Bayang-bayang sosok Rama (The Raid: Redemption) sudah barangkali tidak akan pernah lepas dari dirinya, namun itu perlahan sirna dengan berjalannya film. The Mo Brothers dengan cerdik memilih sudut pengambilan gambar yang ciamik sehingga menghasilkan adegan tak terlupakan seperti pertarungan di markas Mr. Lee atau penyergapan di kantor polisi.

julie-estelle-as-rika-in-headshot-movie-2016

Bagi beberapa orang, Headshot mungkin hanya menarik jika si penonton adalah penggila perkelahian, perkelahian, dan perkelahian atau darah, darah, dan darah, sehingga konsep awal film untuk dapat dinikmati dalam tempo sedang-sedang saja belum tentu dapat terwujudkan. Hal ini tentu masih bisa kita maklumi apabila menilik ulang anggaran pembuatan film ini. Toh, pada kenyataannya film ini mampu meraih beberapa penghargaan di kancah lokal maupun internasional.

Review overview
Headshot
Pegiat literasi. Penikmat sepakbola, anime, dan film genre thriller.
  • Rifan

    Menarik sih, Di tunggu film Iko yang lain lainnya, semoga selalu ada terobosan baru setiap filmnnya. Manajemen Iko cerdas sih tidak muncul dalam film tiap tahun, selalu ada jeda yang membuat saya pribadi kangen akan aksi iko di layar lebar….