
Tiap manusia pasti mempunyai ambisi masing-masing, entah itu ambisi yang masih masuk di nalar atau ambisi yang sepertinya tidak mungkin dilakukan. Tapi nampaknya untuk Philippe Petit, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dilakukan, everything is possible. Philippe Petit adalah seorang artis akrobatik Prancis spesialisasi berjalan di atas ketinggian dengan kabel. Hal fenomenal yang pernah dilakukan Petit adalah di tahun 1974, dimana dia berhasil berjalan di antara menara kembar World Trade Center di Amerika dengan membentangkan kabel di atasnya. Seketika peristiwa itu menjadi headline news pada waktu itu dan menjadi topik pembicaraan seluruh dunia. Peristiwa tidak biasa itu lantas dilirik oleh sutradara Robert Zemeckis (Forrest Gump, Cast Away, Flight) untuk diangkat menjadi film berjudul The Walk dengan memasang Joseph Gordon-Levitt sebagi aktor yang memerankan Philippe Petit.
Rasa-rasanya sekarang ini tidak patut sepertinya jika kita masih meragukan kualiatas akting dari seorang Joseph Gordon-Levitt, atau yang akrab disapa JGL. Tengok saja dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, JGL telah membintangi banyak film hits dengan berbagai macam genre. Drama, action, superhero, thriller, comedy, anda sebutkan saja. JGL selalu tampil cemerlang hampir di tiap-tiap filmnya, dan ketika dia harus membintangi film biografi dengan menggambarkan sosok Philippe Petit di The Walk, memasang ekspektasi yang tiggi atas performa JGL adalah hal yang lumrah.
Memerankan sosok karakter biopik yang sudah terkenal bukanlah perkara mudah. Karakter tersebut bukanlah fiksi, melainkan merupakan sosok seseorang yang nyata dan untuk memerankan karakter biopik diperlukan pendalaman karakter yang lebih detail untuk berusaha menghidupi dan menyerupai karakter yang akan diperankan. Untuk hal ini, lagi-lagi JGL mengukuhkan namanya sebagai aktor Hollywood berkualitas dengan memerankan Philippe Petit secara cemerlang. Petit adalah seseorang berkebangsaan Prancis, otomatis JGL harus fasih berbahasa Prancis dan berbicara bahasa Inggris dengan aksen Prancis. Dengan lensa kontak mata berwarna biru dan aksen Prancisnya, JGL siap membawa anda terlarut dalam cerita The Walk. Dia berhasil menghidupkan karakter Petit yang keras, ambisius dan seorang risk-taker yang tidak mudah menyerah dan sedikit egois dalam meperjuangkan apa yang diyakininya dapat dilakukan.

Jalan cerita yang dipaparkan oleh The Walk juga menarik untuk disimak. JGL yang berperan sebagai Petit menjadi narator untuk kisah hidupnya sendiri, yaitu usahanya untuk menyebrangi menara kembar World Trade Center dengan berjalan di atas kabel. Dengan unsur-unsur yang kental akan sirkus dan akrobatik yang sudah akrab dengan kehidupan Petit sejak kecil, kita diajak untuk mengikuti tahap demi tahap bagaimana Petit berjuang untuk menjadi yang dia sebut sebagai high-wire artist daripada seorang penghibur akrobatik jalanan semata.
Dalam melakukan usaha tersebut, Petit dibantu oleh orang-orang terdekatnya dan beberapa orang yang dia rekrut untuk membantunya dalam misi besar tersebut. Pemeran-pemeran pembantu di sini seperti Ben Kingsley,Charlotte Le Bon,Clement Sibony, Cesar Domboy, Steve Valentine dan James Badge Dale juga efektif dan berperan baik dalam menopang JGL sebagai karakter titular di sini.
The Walk membangun jalan ceritanya dengan tempo yang teratur. Dimulai dari persiapan dan perencanaan yang matang dengan proses perekrutan yang dilakukan Petit untuk misi besar yang dihadirkan sebagai klimaks di penghujung film. Dan begitu klimaksnya sudah dihadirkan, semua perjuangan Petit dan kawan-kawan terasa terbayarkan dan kita merasakan sensasi menakjubkan ketika Petit berada di ketinggian World Trade Center hanya dengan berjalan di atas kabel dengan visual yang sangat memanjakan mata.
Pada akhirnya, The Walk adalah salah satu film drama biografi yang tampil memukau dengan kesederhanaan plotnya yang tidak macam-macam. Pemeran tombak di sini yaitu JGL juga sukses memerankan Philippe Petit secara meyakinkan dan all-out. Semua elemen di film terasa bersinergi menjadi satu untuk menciptakan sebuah film yang menyenangkan untuk ditonton.




































