Review: Y Tu Mamá También (2001)

DISCLAIMER: film ini tidak diperuntukkan untuk penonton di bawah umur 18.
—————————————————————
Directed by Alfonso Cuarón Written by Alfonso Cuarón, Carlos Cuarón Produced by Alfonso Cuarón, Jorge Vergara Starring Maribel Verdú, Gael Garcia Bernal, Diego Luna Running Time 105 minutes Country Mexico Language Spanish
—————————————————————
Anda penggemar Alfonso Cuarón? Anda terkagum-kagum dengan karya terbarunya, Gravity? Atau anda terkesan dengan film Harry Potter and the Prisoner of Azkaban? Kalau iya, anda sangat tidak boleh melewatkan film yang satu ini. Film ini masuk nominasi Best Original Screenplay di Academy Awards 2001 dan Best Foreign Language Film di Golden Globe Awards 2001.
Y Tu Mamá También (atau And Your Mother Too dalam Bahasa Inggris) berkisah tentang dua sahabat bernama Tenoch dan Julio. Ditinggal pacar-pacar mereka berlibur ke luar negeri ketika musim panas, mereka menjadi bosan. Dalam suatu pernikahan yang mereka hadiri di saat libur musim panas tersebut, mereka bertemu Luisa, seorang perempuan dari Spanyol. Petualangan antara Tenoch, Julio dan Luisa kemudian dimulai dan akan ada banyak hal yang muncul di tengah petualangan mereka.

Film ini dengan berani mengangkat cerita yang sarat adegan yang pasti, saya berani bertaruh, akan terpotong habis di badan sensor bila saja film ini tayang di sini, atau mungkin sudah keburu di-ban, tapi justru adegan-adegan tersebut yang menjadi jiwa dalam film ini. Film yang termasuk dalam kategori road movie ini memang mengandung unsur seksual yang sangat eksplisit, tapi kemampuan Cuarón bersaudara dalam membuat aliran cerita menjadi sangat dinamis, berkonflik dan di saat yang bersamaan menyenangkan sangat patut diacungi jempol. Acting ketiga aktor utama dalam film ini juga sangat natural, believable dan memukau. Mereka bukan lagi Maribel Verdú, Gael Garcia Bernal ataupun Diego Luna, tapi sudah menjadi Luisa, Tenoch dan Julio. Kita bersimpati kepada mereka.
Satu hal yang juga sangat mengesankan dari film ini adalah ketika bagian penutup akan dengan sangat berhasil membawa kita ke dalam satu perspektif yang sangat berbeda dari apa yang sudah dibangun di awal. Seperti layaknya film-film pada umumnya, karakter-karakter dalam film ini akan mengalami perubahan. Bedanya, kita akan memahami alasan di balik perubahan tersebut. Perubahan tersebut sangat besar, tapi digambarkan dengan sangat halus sehingga kita benar-benar mengerti apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa mereka berubah.
Film ini juga dipenuhi alunan musik yang sangat memanjakan telinga dan membawa kita lebih masuk dalam emosi film tersebut. Dan tentu saja, tetap ada long take khas Cuarón dan shot-shot yang sangat bercerita dengan visual, di samping indah dilihat. Tontonlah film ini dan anda akan semakin mencintai Alfonso Cuarón.








































